Header Ads

Kode Error 4xx pada Internet

Terkadang saat sedang asik browsing di internet, entah itu saat membuka sebuah halaman website, membuka email, mendownload file dan aktivitas lainnya, tiba-tiba muncul pesan error pada halaman web yang sedang aktif. Kode error-nya pun bermacam-macam dengan kode yang berbeda. Nah, lebih baik jika Anda mengenal jenis-jenis/status error khususnya 4xx pada internet serta pengertiannya, akan dibahas di artikel ini sehingga dapat mengetahui apa yang perlu dilakukan selanjutnya.

Daftar Kode Error 4xx pada internet dan penjelasannya (HTTP error codes)

Kode Error 400: Bad request 400
artinya adalah kode untuk Bad Request Error. Periksa terlebih dahulu address bar pada browser Anda, mungkin terdapat kesalahan dalam penulisan alamat url dan server tidak dapat mengenali request yang diminta.

Kode Error 401: Unauthorized Error 401
biasanya terjadi jika kita membuka halaman yang unauthorized, atau membutuhkan log in terlebih dahulu sebelum menuju ke halaman tersebut. Hampir semua situs saat ini akan secara otomatis meminta username dan password terlebih dahulu tanpa menampilkan halaman error 401. Namun jika memang browser Anda menampilkan kode error 401, tidak perlu panik, karena Anda hanya diminta untuk log in/sign in.

Kode Error 402: Payment Required Kode error 402
menunjukkan Payment Required Error.

Kode Error 403: Forbidden

Halaman 403 akan muncul jika kita membuka sebuah alamat yang forbidden alias dilarang. Itu artinya Anda tidak diperbolehkan mengakses halaman tersebut oleh server. Alamat url yang Anda ketikkan eksis atau ada, namun server menolak Anda atau semua orang mengakses link tersebut.

Kode Error 404: Not found
404 mungkin kode error yang sangat sering kita temui saat sedang menggunakan internet. Halaman error 404 (page not found) akan muncul jika kita membuka halaman yang tidak ada alias non-exist. Kemungkinan besar halaman tersebut telah dihapus oleh pemiliknya sehingga tidak dapat diakses lagi. Halaman ini mungkin bisa diakses kembali suatu saat, jika pemilik situs/halaman tersebut menayangkan kembali alamat yang telah dihapus tersebut.

Kode Error 405: Method not allowed

Error 405 merupakan kode eror yang tampil jika permintaan/request menggunakan metode yang tidak didukung oleh server.

Kode Error 406: Not acceptable

Sumber daya yang diminta hanya mampu menghasilkan konten , Not Acceptable untuk terima header yang sent in request.

Kode Error 407: Proxy Authentication Required
Koneksi internet klien harus terlebih dahulu diotentikasi dengan proxy.

Kode Error 408: Request timeout
Kode error 408 berarti Request Time Out. Artinya adalah server memutus request terhadap alamat tersebut karena waktunya terlalu lama. Biasa terjadi jika koneksi internet sedang lemot, sehingga saat waktu request sudah habis, error 408 akan muncul. Ulangi request atau refresh halaman tersebut untuk mengulang akses. Jika masih berlanjut, berarti jaringan internet sedang tidak bagus.

Kode Error 409: Conflict
Kode error ini menandakan bahwa request Anda tidak dapat dilanjutkan karena terjadi konflik pada request tersebut. Yang sering terjadi adalah jika pemilik situs sedang mengedit halaman yang igin Anda akses, maka request yang menuju halaman tersebut akan konflik dan tidak dapat diproses.

Kode Error 410: Gone

Kode ini mengindikasikan bahwa alamat yang diminta tidak ada lagi. Halaman tersebut telah dihapus selamanya dan tidak dapat diakses lagi di waktu yang akan datang. Misalnya saja domain utama situs tersebut sudah tidak aktif lagi/expired. Namun dalam banyak kasus, browser tetap akan menampilkan kode error “404 Not Found”.

Kode Error 411: Length required
Permintaan ini tidak menentukan panjang isi content, yang diperlukan oleh sumber daya yang diminta.

Kode Error 412: Precondition failed
Server tidak memenuhi salah satu syarat yang pemakai internet minta.

Kode Error 413: Request Entity Too Large
Ini menandakan request data yang diminta terlalu besar. Dapat diartikan bahwa jumlah data yang ingin Anda akses melebihi kapasitas yang mampu diberikan oleh server.

Kode Error 414: Request-URL Too Long
Kode error 414 berarti url yang diakses terlalu panjang, dan tidak mampu diproses oleh server. Saat ini, mungkin kode ini sudah tidak akan ditemui lagi, karena teknologi server telah jauh lebih maju.

Kode Error 415: Unsupported Media Type
Error 415 menandakan bahwa request Anda menggunakan jenis media yang tidak didukung/diizinkan oleh server. Misalnya Anda mengupload file gambar dengan format .PNG, namun server hanya mengizinkan format .JPG atau .GIF. Umumnya server tidak akan menampilkan status ini pada browser Anda saat kondisi tersebut terjadi, melainkah hanya menampilkan pemberitahuan terkait.

Kode Error 416: Requested Range Not Satisfiable
Klien internet telah meminta sebagian dari file, tetapi server tidak dapat menyediakan porsi itu. Kode

Error 417: Expectation Failed.

Server tidak dapat memenuhi persyaratan dalam Expect request-header.

Kode Error 418: I’m a teapot (RFC 2324)
Kode ini pertama dikenal pada 1998, yang merupakan bagian dari hari April Mop (April Fools’ Joke). Saat ini, hampir tidak mungkin ada server komersial yang mengimplementasikan status error ini.

Kode Error 420: Enhance Your Calm (Twitter)
Status error ini digunakan kembali oleh Twitter, tepatnya pada Twitter Search and Trends API, untuk memberitahukan bahwa akses Anda terbatas/dibatasi. Umumnya layanan lain akan menampilkan status “429 Too Many Request”.

Kode Error 422: Unprocessable Entity
Request well-formed tetapi tidak dapat diikuti karena kesalahan semantic.

Kode Error 423: Locked
Artinya request yang dituju sedang terkunci.

Kode Error 424: Failed Dependency
Permintaan gagal karena kegagalan dari permintaan sebelumnya.

Kode Error 425: Unordered Collection (Internet draft)

Berada pada draft WebDAV Advanced Collections Protocol, tetapi tidak berada di Web Distributed Authoring and Versioning (WebDAV) Ordered Collections Protocol

Kode Error 426: Upgrade Required (RFC 2817)
Klien diminta untuk menggunakan protocol yang lebih baru.

Kode Error 428: Precondition Required (RFC 6585)
Server memerlukan request yang bersyarat.

Kode Error 429: Too Many Requests (RFC 6585)
Menandakan bahwa user telah mengirimkan terlalu banyak request dalam jangka waktu tertentu. Umumnya server akan memblokir IP yang mengirimkan terlalu banyak request pada waktu tertentu.

Kode Error 431: Request Header Fields Too Large (RFC 6585)

Server tidak bersedia untuk memproses request karena kolom header terlalu besar.

Kode Error 444: No Response (Nginx)
Digunakan dalam log Nginx untuk menunjukkan bahwa server tidak dapat memberikan informasi ke klien dan menutup sambungan (berguna sebagai pencegah malware).

Kode Error 449: Retry With (Microsoft)
Sebuah Microsoft ekstensi. Request harus dicoba setelah melakukan tindakan yang tepat.

Kode Error 450: Blocked by Windows Parental Controls (Microsoft)
Sebuah Microsoft ekstensi. Kesalahan ini diberikan ketika Windows Parental Controls diaktifkan dan memblokir akses ke halaman web yang diberikan.

Kode Error 451: Unavailable For Legal Reasons (Internet draft)
Status ini memberitahukan bahwa akses ditolak karena alasan resmi/legal. Umumnya jika suatu akses diblok oleh pihak sensor atau pemerintah, yang memiliki wewenang untuk melakukan hal tersebut.

Kode Error 499: Client Closed Request (Nginx)

Status ini menunjukkan bila koneksi telah ditutup oleh klien sementara server masih memproses permintaannya, membuat server tidak dapat mengirim kembali kode status.

Itulah tadi sedikit penjelasan mengenai berbagai tipe error pada HTTP. Penjelasannya masih ada yang belum lengkap, dan dengan senang hati kami akan menambahkannya jika ada dari Anda yang mengetahuinya dan ingin berkontribusi menambahkannya.

Sumber : http://edutechnolife.com





10 komentar:

  1. nice info gan, thanks dah share

    BalasHapus
  2. Thanks gan ilmunya, jgn sungkan2 memberikan ilmu2 yg lainnya ,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama bro... klw agan ada share info di SI boleh di share blognya.. terima kasih.

      Hapus
  3. Selamat pagi pak, saya mau bertanya. Bagaimana cara mengatasi situs yang terjadi Error 403: Forbidden? Atau ada solusikah? Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Error forbidden biasanya terjadi jika anda masuk ke situs situs yang dilarang oleh pemerintah. Beberapa operator selular juga memblok beberapa situs tsb. Cara paling mudah yaitu dengan merubah DNS di laptop/ PC, caranya:

      Bukalah menu "Control Panel" pada PC atau laptop.
      Kemudian pilih menu "Network and Internet".
      Selanjutnya klik menu "Network and Sharing Center".
      Langkah seterusnya yaitu "Local Area Connection".
      Pilih "Properties".
      Klik menu "Internet Protocol Version 4/ TCP IPv4".
      Cari menu "Properties".
      Ganti DNSnya dengan DNS gratis dari Google: (Preferred DNS Server : 8.8.8.8 - Alternate DNS Server : 8.8.4.4).

      Hapus
    2. Terima kasih ilmunya membantu..

      agussiahaan.com

      Hapus
  4. kenapa saya sering mengalami error 404 ketika browsing ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bro Ali.Halaman error 404 (page not found) akan muncul jika kita membuka halaman yang tidak ada alias non-exist. Kemungkinan besar halaman tersebut telah dihapus oleh pemiliknya sehingga tidak dapat diakses lagi. Demikian infonya.. semoga bermanfaat

      Hapus
  5. Contohnya error 412 gimana bro?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Error akan ditampilkan jika website yang kita kunjungi tersebut memiliki dua masalah:
      * Menandakan bahwa halaman situs tidak dapat diakses karena telah diatur demikian dalam servernya.
      * Owner atau pemilik situs belum membayar sewa hosting ke perusahaan pemilik server, sehingga terjadi pemblokiran dari pihak perusahaan server.

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.